pendapat saya tentang ibu Ira

Menurut saya pertama kali melihat cara ibu menjelaskan, saya merasa ibu adalah seorang yang tegas, berpenampilan menarik, mempunyai wawasan yang luas, galak , cerewet dan tidak ingin membuang-buang waktu. karena baru pertama kali bertemu, hanya seperti itu yang bisa saya simpulkan.

By christin

Perilaku Organisasi

Perilaku Organisasi
Perilaku adalah tingkah laku dan tindak tanduk seseorang dalam menjalani kehidupan. Maka perilaku organisasi adalah segala kegiatan tindakan dari suatu organisasi dalam menjalani setiap pekerjaan atau tugas yang diberikan dengan berlandaskan sistem organisasi tersebut.
Perilaku organisasi sekarang telah dijadikan bidang studi tentang organisasi yang khusus mempelajari tentang organisasi yang mencakup pemanfaatan metode dari berbagai cabang ilmu seperti ekonomi, sosiologi, politi dan ilmu psikologi. Dalam hal ini dimaksudkan untuk mendapatkan sumber daya manusia ( SDM ) yang berkualitas dalam suatu organisasi, sehingga mendukung tujuan atau hasil yang akan dicapai organisasi tersebut.
Dalam pelaksanaannya organisasi berguna untuk melatih pribadi dalam berinteraksi antar kelompok organisasi, sehingga terjadi keharmonisan dan ketertiban dalam proses pengorganisasian, karena dengan proses pengorganisasian yang baik akan mendapatkan hasil yang baik pula.
Disiplin-disiplin lain yang terkait dengan studi ini adalah studi tentang sumber daya manusia dan psikologi industri. Seperti halnya ilmu sosial, perilaku organisasi berusaha untuk mengontrol, memprediksikan, dan menjelaskan. Namun ada sejumlah kontroversi mengenai dampak etis dari pemusatan perhatian terhadap perilaku pekerja.
Karena itu, ilmu ini (dan studi yang berdekatan dengannya, yaitu psikologi industri) kadang-kadang dituduh telah menjadi alat ilmiah bagi pihak yang berkuasa. Terlepas dari tuduhan-tuduhan itu, ilmu ini dapat memainkan peranan penting dalam perkembangan organisasi dan keberhasilan kerja.
Ada tiga tingkatan analisis pada perilaku organisasi, yaitu :
• Individu
• Kelompok
• Organisasi
Adapun empat unsur utama perilaku organisasi antara lain :
• Pandangan psikologi
• Pandangan ekonomi
• Pandangan bahwa individu dipengaruhi aturan org. dan pemimpinnya
• Pandangan tentang penekanan kepada tuntutan manajer untuk mencapai tujuan organisasi.

http://www.anneahira.com/artikel-umum/perilaku-organisasi.htm
id.wikipedia.org/wiki/Perilaku_organisasi

By christin

Konflik Organisasi

Konflik Organisasi
Konflik adalah proses sosial dua orang atau lebih dimana salah satunya menghancurkan yang lain.
Dalam suatu organisasi sering terdapat konflik, hal ini sering terjadi dikarenakan adanya perbedaan visi, pola pikir dan cara pandang tiap orang walaupun untuk satu tujuan, karena untuk mencapai tujuan dan hasil tertentu banyak cara atau metode untuk mencapainya. Konflik terjadi dalam suatu organisasi bisa dikarenakan konflik intern antar anggota atau antar atasan ( ketua ) dan anggotanya. Juga ada konflik ekstern yaitu antara suatu organisasi dengan organnisasi lain, atau antara organisasi dan penyelenggara ( yang memberikan order atau pekerjaan tertentu terhadap organisasi tersebut.
– Konflik intern organisasi
Konflik intern organisasi adalah suatu konflik atau permasalan yang terjadi dalam suatu organisasi karena adanya perbedaan atau masalah lain yang terjadi antar anggota organisasi atau dengan atasan organisasi tersebut. Konflik intern organisasi sering sekali terjadi dalam suatu organisasi banyak hal yang menyebabkan konflik intern terjadi diantaranya:
• Masalah perbedaan visi atau pola pandang
• Perbedaan metode atau cara pencapaian tujuan
• Masalah antar kelompok atau bagian
• Masalah pribadi antar anggota organisasi,dll.
Konflik intern suatu organisasi biasanya terjadi bukan kerena masalah yang besar tetapi apabila tidak diselesaikan maka konflik tersebut akan dapat merusak tujuan ( target pencapaian ) organisasi atau bahkan organisasi itu sendiri.
– Konflik ekstern organisasi
Konflik ekstern organisasi adalah konflik atau masalah yang terjadi dalam suatu organisasi karena adanya perbedaan atau masalah lain yang terjadi antara suatu organisasi dengan pihak-pihak lain dalam mencapai atau hasil dari suatu tujuan.
Hal-hal yang membuat terjadinya konflik ekstern organisasi, diantaranya:
• Adanya perbedaan hasil antara hasil yang dicapai dan permintaan penyelenggara
• Adanya masalah yang terjadi antara organisasi dengan pihak-pihak yang membantu organisasi tersebut
• Adanya permasalahan non teknis seperti cuaca, perlengkapan atau peralatan sehingga target pencapaian gagal,dll.
Seperti kita ketahui konflik ekstern adalah hal yang paling berbahaya dalam suatu organisasi karena konflik ini menyangkut reputasi dan masa depan organisasi sehingga hal ini sedapat mungkin dihindari. Sebenarnya konflik dalam suatu organisasi dapat kita kurangi bahkan hilangkan apabila kita dapat berlapang dada dan menerapkan komunikasi yang terbuka sehingga masalah apapun dapat di musyawarakan dan dicari solusi terbaik penyelesainnya.

By christin

Kekuasaan dan Politik

Kekuasaan dan Politik

Kekuasaan adalah kemampuan untuk melakukan sesuatu yang tanpa kuasa ( kekuasaan ) tersebut tidak akan terjadi sedangkan politik itu sendiri yang berasal dari kata politeia berarti kiat untuk memimpin kota. Dengan demikian kekuasaan politik adalah kemampuan untuk membuat masyarakat dan negara untuk membuat sesuatu keputusan yang tanpa kekuasaan tersebut tidak dapat dibuat oleh mereka.
Dalam suatu negara biasanya kekuasaan politik dimiliki oleh suatu organisasi yang berbeda-beda dengan atau tanpa mengabaikan pendapat dan suara lain dari masyarakat negara tersebut agar tercapai suatu keadilan dan pemerataan terhadap masyarakat tersebut. Seperti di Indonesia, kekuasaan politik tertinggi dipegang oleh tiga bagian penting yaitu : MPR, DPR dan Presiden. Dengan kerjasama mereka maka tercapai suatu keadaan dalam masyarakat di Indonesia.
MPR dan DPR merupakan lembaga tertinggi Negara yang mendapatkan kekuasaan politik tertinggi dinegara Indonesia yang terdiri dari beberapa partai politik yang anggotanya terpilih oleh masyarakat karena lembaga ini untuk masyarakat maka anggotanya pun harus dipilih oleh masyarakat berdasarkan undang-undang yang berlaku. Sedangkan Presiden merupakan kepala suatu negara yang bekerja dibantu oleh para menteri pada kabinetnya. Biasanya tugas dari presiden dan kabinetnya adalah untuk mengelola negara Indonesia dari berbagai aspek untuk kesejahteraan rakyat.
Dalam pelaksanaannya tiga bagian penting kekuasaan politik Indonesia tersebut mempunyai tugas dan authority ( kewenangan ) mereka masing-masing yang diatur berdasarkan undang-undang di negara ini. Dalam beberapa kesempatan, kekuasaan dan politik Indonesia juga merupakan hal yang berbeda, kekuasaan biasanya terdapat dalam suatu organisasi ( pekerjaan ), seperti contoh: seorang polisi mempunyai kekuasaan dalam menghentikan setiap kendaraan yang melintas, dikarenakan polisi juga mempunyai tugas untuk pengaturan lalu lintas. Dengan demikian dapat disimpulkan biasanya kekuasaan dipunyai dikarenakan adanya tugas pada si empunya kekuasaa.
Politik di Indonesia tidak hanya dipunyai oleh lembaga negara, tetapi banyak juga pihak-pihak swasta yang mempengaruhi politik di Indonesia, dan bahkan tidak sedikit yang dipengaruhi oleh pihak asing ( politik luar negeri ).
Faktor-faktor terpilihnya seseorang atau organisasi dalam mendapatkan suatu kekuasaan:
– Faktor kesiapan ( mental )
– Faktor pengalaman
– Faktor kepercayaan
– Faktor pendidikan , dll.
Faktor –faktor yang mempengaruhi suatu pilotik:
– Faktor pengendali poiltik ( penguasa politik )
– Faktor peluang
– Faktor sumber daya
– Faktor keamanan,dll.
Dengan demikian apabila dalam suatu negara dapat memadukan kedua faktor tersebut dengan baik maka dapat dipastikan kekuasaan politik dinegara tersebut akan baik dan dapat memajukan negara tersebut.

Sumber:
http://www.wikipedia.com

By christin

Faktor Motivasi

Motivasi adalah suatu perasaan menginginkan sesuatu yang ingin diraih atau dicapai dengan semangat ( spirit ) tidak gagal untuk mencapainya. Motivasi sendiri sering dikatakan semangat yang berapi-api dengan tujuan tertentu. Banyak hal yang dijadikan motivasi, karena setiap manusia tidak akan pernah luput dari suatu keinginan karena manusia itu dapat dikatakn sebagai mahluk yang tidak akan pernah bisa puas. Maka dari itu biasanya hampir semua manusia mempunyai motivasi dalam hidupnya.
Dalam kehidupan, motivasi juga tujuan hidup, tanpa adanya motivasi seorang manusia akan kehilangan arah hidup atau tanpa tujuan yang jelas apa yang ingin dicapainya dalam hidup. Maka itu sering kali manusia-manusia tanpa motivasi atau gagal dalam meraih apa yang dimotivasikan mengakhiri hidupnya. Motivasi dalam kehidupan juga sering membuat seseorang gelap mata karena terlalu sulit rencana ( motivasi ) untuk diwujudkan, sering kali menghalalkan segala cara/dengan cara-cara curang dan licik. Inilah yang membuat motivasi menjadi sesuatu yang salah.
Motivasi dalam tujuannnya terbagi dalam 2 jenis yaitu motivasi jangka pendek ( keinginan kecil ) atau motivasi dalam jangka panjang ( cita-cita ). Banyak sekali hal yang dapat mempengaruhi suatu motivasi biasanya hal-hal ini mengacu pada tujuan motivasi itu sendiri. Karena setiap motivasi yang ingin dicapai pasti ada halangan dan cobaannya masing-masing untuk dapat diraih.
Berikut beberapa hal yang mempengaruhi motivasi secara global:
• Tujuan motivasi itu sendiri. Motivasi yang mudah dicapai akan lebih membuat yang mempunyai motivasi tersebut lebih menganggap remeh tetapi bila sulit dicapai akan membuat lebih serius dan gigih untuk bisa mencapainya atau bahkan bisa menghalalkan segala cara untuk mencapainya
• Jangka waktu untuk mencapai motivasi tersebut. Bila jangka waktu yang ada pendek akan lebih memacu untuk dicapai daripada yang mempunyai jangka waktu yang panjang
• Halangan dan cobaan dari tujuannya. Bila halangan mudah akan lebih membuat motivasi tersebut menjadi lebih dibanding dengan suatu tujuan yang sulit bahkan apabila terlalu sulit banyak yang belum mencoba tetapi sudah tidak ada motivasi untuk mencapainya
• Kepentingan motivasi tersebut. Bila motivasi ini terjadi untuk diri sendirinya biasanya akan lebih bila dibandingkan untuk orang lain dan apabila sesuatu yang penting akan lebih memotivasi dibandingkan motivasi-motivasi yang bertujuan untuk kesenangan,dll.
Biar bagaimanapun motivasi tersebut terjadi ialah sebagian dari kehidupan, motivasi adalah hal yang sangat penting untuk dimiliki setiap manusia. Karena dengan adanya semangat, motivasi akan membuat hidup lebih bersemangat untuk di jalani.

By christin

Manfaat Berorganisasi serta Metodenya

Organisasi adalah suatu kelompok orang dalam suatu wadah untuk mencapai tujuan bersama. Organisasi penting untuk melancarkan atau mempermudah suatu tugas atau perencanaan karena didalam suatu organisasi mempunyai struktural tugas sehingga setiap orang mempunyai bagian masing-masing untuk mencapai suatu tugas atau perencanaan tersebut(tujuan). Seperti contoh organisasi yaitu, jika kita berada di sebuah lingkungan sekolah atau rumah, kita harus saling berorganisasi antar satu sama lain. Seperti disekolah, contoh organisasi kecil yang sering kita ikuti adalah diskusi kelompok dimana satu sama lain mempunyai pendapat yang berbeda dan pada akhirnya pendapat tersebut dapat disatukan, sehingga dengan demikian kita dapat berinteraksi satu sama lain . Atau contoh organisasi yang agak besar adalah osis, karena dalam organisasi tersebut kita dituntut untuk saling berorganisasi satu sama lain. Dimana setiap orang yang ikut dalam organisasi tersebut diberikan tugas dan tanggung jawab masing-masing sehingga kita dapat mengenal satu sama lain. Dalam lingkup yang lebih besar, organisasi dapat dipakai sebagai suatu sarana untuk mensejahterakan kehidupan manusia. Dengan contoh, suatu susunan kepemerintahan yang berpusat pada presiden. Organisasi dalam kepemerintahan mempunyai tujuan untuk memajukan suatu negara dengan pengembangan di setiap aspek oleh bagian-bagian organisasi kepemerintahan tersebut.
Sedangkan metode adalah suatu cara yang menjadi pasti untuk mengerjakan atau menyelesaikan suatu pekerjaan. Sehubungan dengan upaya ilmiah, maka metode menyangkut masalah cara kerja untuk memahami objek yang menjadi sasaran ilmu yang bersangkutan. Fungsi metode itu sendiri berarti sebagai alat untuk mencapai tujuan.
Jadi, pengertian organisasi dan metode adalah rangkaian proses kegiatan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kegunaan segala sumber dan faktor yang menentukan bagi berhasilnya proses manajemen. Dan tujuan dari keduanya adalah untuk memberikan suatu permasalahan yang akan dipecahkan sesuai dengan tujuan bersama.
Maka dari itu kita sebagai warga negara baiknya saling berorganisasi dengan sekitar kita karena selain kita dapat mengenal satu sama lain kita juga bisa tahu informasi-informasi penting dan supaya dalam berorganisasi kita baik, kita juga dapat menyeimbangkannya dengan metode-metode yang ada supaya dapat menyelesaikan suatu pekerjaan dengan tujuan yang sama.

Sumber : id.wikipedia.org/wiki/Organisasi
daudwangsabrata.wordpress.com/2011/03/18/organisasi-dan-metode/

By christin

Organisasi, Motivasi dan Politik

Organisasi, Motivasi dan Politik
1. Perilaku Organisasi adalah suatu disiplin ilmu yang mempelajari bagaimana seharusnya perilaku tingkat individu, tingkat kelompok, serta dampaknya terhadap kinerja (baik kinerja individual, kelompok, maupun organisasi).
Kelompok adalah sekumpulan orang yang mempunyai tujuan bersama yang berinteraksi satu sama lain untuk mencapai tujuan bersama, mengenal satu sama lainnya, dan memandang mereka sebagai bagian dari kelompok tersebut (Deddy Mulyana, 2005). Kelompok ini misalnya adalah keluarga, kelompok diskusi, kelompok pemecahan masalah, atau suatu komite yang tengah berapat untuk mengambil suatu keputusan.
2. Konflik adalah sebagai suatu proses sosial antara dua orang atau lebih (bisa juga kelompok) dimana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan menghancurkannya atau membuatnya tidak berdaya.
Jenis –jenis konflik yaitu konflik intrapersonal, konflik interpersonal, konflik antar individu dan kelompok, konflik antar kelompok dan konflik antar organisasi.
1) Konflik Intrapersonal
Konflik intrapersonal adalah konflik seseorang dengan dirinya sendiri. Konflik terjadi bila pada waktu yang sama seseorang memiliki dua keinginan yang tidak mungkin dipenuhi sekaligus.
Sebagaimana diketahui bahwa dalam diri seseorang itu biasanya terdapat hal-hal sebagai berikut:
– Sejumlah kebutuhan-kebutuhan dan peranan-peranan yang bersaing
– Beraneka macam cara yang berbeda yang mendorong peranan-peranan dan kebutuhan-kebutuhan itu terlahirkan.
– Banyaknya bentuk halangan-halangan yang bisa terjadi di antara dorongan dan tujuan
– Terdapatnya baik aspek yang positif maupun negatif yang menghalangi tujuan yang diinginkan.

2) Konflik Interpersonal
Konflik Interpersonal adalah pertentangan antar seseorang dengan orang lain karena pertentengan kepentingan atau keinginan. Hal ini sering terjadi antara dua orang yang berbeda status, jabatan, bidang kerja dan lain-lain. Konflik interpersonal ini merupakan suatu dinamika yang amat penting dalam perilaku organisasi. Karena konflik semacam ini akan melibatkan beberapa peranan dari beberapa anggota organisasi yang tidak bisa tidak akan mempngaruhi proses pencapaian tujuan organisasi tersebut.

3) Konflik antar individu-individu dan kelompok-kelompok
Hal ini seringkali berhubungan dengan cara individu menghadapi tekanan-tekanan untuk mencapai konformitas, yang ditekankan kepada mereka oleh kelompok kerja mereka. Sebagai contoh dapat dikatakan bahwa seseorang individu dapat dihukum oleh kelompok kerjanya karena ia tidak dapat mencapai norma-norma produktivitas kelompok dimana ia berada.

4) Konflik interorganisasi
Konflik intergrup merupakan hal yang tidak asing lagi bagi organisasi manapun, dan konflik ini meyebabkan sulitnya koordinasi dan integrasi dari kegiatan yang berkaitan dengan tugas-tugas dan pekerjaan. Dalam setiap kasus, hubungan integrup harus di

manage sebaik mungkin untuk mempertahankan kolaborasi dan menghindari semua konsekuensidisfungsional dari setiap konflik yang mungkin timbul.
Contoh seperti di bidang ekonomi dimana Amerika Serikat dan negara-negara lain dianggap sebagai bentuk konflik, dan konflik ini biasanya disebut dengan persaingan. Konflik ini berdasarkan pengalaman ternyata telah menyebabkan timbulnya pengembangan produk-produk baru, teknologi baru dan servis baru, harga lebih rendah dan pemanfaatan sumber daya secara lebih efisien.
Sumber konflik adalah Sumber konflik dalam organisasi dapat ditelusuri melalui Konflik dalam diri individu (intrapersonal conflict), Konflik antarindividu (Interpersonal conflict), Konflik antarkelompok (Intergroup conflict), ataupun Konflik antar individu dengan kelompok.
3. Kekuasaan adalah kewenangan yang didapatkan oleh seseorang atau kelompok guna menjalankan kewenangan tersebut sesuai dengan kewenangan yang diberikan, kewenangan tidak boleh dijalankan melebihi kewenangan yang diperoleh atau kemampuan seseorang atau kelompok untuk memengaruhi tingkah laku orang atau kelompok lain sesuai dengan keinginan dari pelaku.
Politik adalah proses pembentukan dan pembagian kekuasaan dalam masyarakat yang antara lain berwujud proses pembuatan keputusan, khususnya dalam negara.[1] Pengertian ini merupakan upaya penggabungan antara berbagai definisi yang berbeda mengenai hakikat politik yang dikenal dalam ilmu politik.
4. Motivasi adalah proses yang menjelaskan intensitas, arah, dan ketekunan seorang individu untuk mencapai tujuannya. Tiga elemen utama dalam definisi ini adalah intensitas, arah, dan ketekunan.
Factor yang mempengaruhi motivasi:
1. Faktor Ekstern
• Lingkungan kerja
• Pemimpin dan kepemimpinannya
• Tuntutan perkembangan organisasi atau tugas
• Dorongan atau bimbingan atasan

2. Faktor Intern
• Pembawaan individu
• Tingkat pendidikan
• Pengalaman masa lampau
• Keinginan atau harapan masa depan.

Sumber:
http://www.wikipedia.com
http://id.shvoong.com/business-management/management/2008566-jenis-jenis-konflik/#ixzz1biFpcOlm
uray-iskandar.blogspot.com/…/pengendalian-perilaku-kelompok
avanza250.wordpress.com/2010/…/sumber-konflik-dalam-organisasi/
http://janetniez.blogspot.com/2009/12/faktor-faktor-yang-mempengaruhi.html

By christin

ORGANISASI, MANAJEMEN DAN TATA KERJA

ORGANISASI, MANAJEMEN DAN TATA KERJA
I.
1.
Organisasi adalah bentuk formal dari sekelompok manusia dengan tujuan individualnya masing-masing yang bekerja sama dalam suatu proses tertentu untuk mencapai tujuan bersama.
Menurut stoner, organisasi adalah suatu pola hubungan yang melalui orang-orang dibawah pengarahan manager mengejar tujuan bersama.
Menurut James D.Mooney, organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.
Menurut Chester I Bernard, organisasi merupakan suatu system aktivitas oleh 2 orang atau lebih.
2.
Hubungan manajemen dengan organisasi yaitu segala yang terjadi dalam proses mencapai tujuan organisasi memerlukan pengelolaan. Disinilah manajemen masuk kedalam organisasi, jadi manajemen juga berarti proses mengatur segala hal organisasi. Manajemen menurut Robbins, memiliki beberapa fungsi yang harus dilakukannya dalam mengelola organisasi yaitu:
– Perencanaan
– Pengorganisasian
– Kepemimpinan
– Pengendalian
3.
Hubungan manajemen dan tata kerja bisa dikatakan saling ada keterikatan. Dimana tata kerja itu sendiri adalah cara agar sumber dan waktu dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin sehingga antara tata kerja dan manajemen bisa bekerja sama dengan tepat. Dan karena adanya tata kerja maka kegiatan dapat dilakukan sesuai pencapaian yang tepat.
Tujuan tata kerja :
– Bisa menghindari penyalahgunaan waktu
– Menghidari kemacetan dalam tujuan
– Menjamin pembagian kerja
Sedangkan manajemen itu sendiri yaitu menjelaskan perlunya ada proses kegiatan serta waktu sebagai faktor-faktor yang diperlukan untuk mencapai tujuan.
II
1.
Ciri-ciri organisasi adalah:
– Adanya tujuan
– Adanya sasaran
– Adanya kerja sama
– Adanya komponen
– Adanya pendelegasian wewenang dan koordinasi tugas-tugas
– Adanya tata tertib yang harus dipatuhi
2.
Unsur-unsur organisasi adalah:
– Manusia
– Lingkungan
– Kekayaan alam
– Kerjasama
– Konstruksi mental organisasi
– Tujuan bersama
– Peralatan
III
Organisasi niaga yaitu organisasi yang tujuannnya mencari keuntungan.
Macam-macam organisasi niaga yaitu:
– Perseroan Terbatas(PT)
– Firma(FA)
– Koperasi
– Perseroan Komanditer(CV)
– Join Ventura
Sedangkan organisasi sosial adalah organisasi yang dibentuk oleh anggota masyarakat.
Jalur pembentukan organisasi kemasyarakatan:
– Jalur profesi
– Jalur kemahasiswaan
– Jalur kepartaian
– Jalur kepemudaan

Sumber :
Luzman-interisti.blogspot.com
Denovoidea.wordpress.com
Wanvisioner.blogspot.com
She2008.wordpress.com
Id.shvoong.com
Azenismail.wordpress.com
Marinnrin.wordpress.com

By christin

Manusia dan Kegelisahan

Manusia dan Kegelisahan

Manusia adalah makhluk yang mempunyai akal pikiran dan perasaan yang kuat dalam hidupnya dan kegelisahan adalah perasaan was-was cemas dan tidak tenang dikarenakan banyak sebab, seperti senang, sedih, bingung,dll. Manusia dan kegelisahan akan selalu berhubungan karena manusia mempunyai perasaan takut, bingung dalam melakukan sesuatu atau dalam keadaan tertentu yang membuat manusia tersebut sangat amat gelisah dalam hidupnya.
Kegelisahan bisa terjadi karena banyak hal seperti senang, sedih, bingung dan terutama karena ketakutan. Baik takut karena melakukan kesalahan, takut karena tidak bisa melakukan sesuatu dan juga takut sebenarnya seperti melihat hewan buas atau hantu, dikarenakan manusia mempunyai perasaan yang kuat terhadap apa yang mereka percayai. Gelisah bisa terjadi karena hal yang membuat kita senang seperti apabila kita memenangkan sebuah undian dan menunggu hadiah itu dikirim. Biasanya kita sangat gelisah tidak tenang untuk menunggu hadiah tersebut datang. Karena kita sangat ingin tahu apa yang kita dapat walau padahal kita sering kali tahu apa yang kita dapat.
Tetapi yang paling banyak terjadi adalah gelisah yang terjadi karena adanya rasa takut. Begitu banyak rasa takut yang membuat manusia menjadi gelisah, karena rasa takut bagi manusia adalah hal yang selalu membuat perasaan menjadi bingung, bimbang dan was-was.
Takut? Itu hal yang terjadi secara wajar dalam hidup manusia, ada rasa takut karena membuat kesalahan. Dan kegelisahan selalu terjadi apabila kita membuat kesalahan baik itu kesalahan kecil ataupun besar. Gelisah adalah hal yang wajar tapi ada baiknya saat terjadi rasa gelisah, kita tenang , tarik nafas panjang, rilekskan tubuh, dan cobalah berpikit lebih positif, sehingga apa yang kita lakukan saat gelisah menjadi lebih baik karena tindakan saat gelisah akan jauh lebih buruk daripada berpikir jernih.

By christin

Manusia dan Harapan

Manusia dan Harapan
Manusia adalah makhluk hidup yang diberikan akal pikiran dan perasaan untuk dapat bersosialisasi dan bekerja sama untuk dapat hidup dan mencapai sesuatu. Sedangkan harapan adalah suatu keinginan atau target yang ingin diraih atau didapatkan dalam jangka waktu tertentu atau keadaan tertentu.
Manusia dan harapan akan selalu mempunyai hubungan erat karena manusia adalah makhluk tidak mudah puas dan selalu ingin mendapatkan lebih dalam hidupnya. Seperti kita tahu saat kita kecil, kita selalu ditanya ingin menjadi apa? Cita-citanya apa? Sejak dini pun kita selalu dikenalkan dengan suatu pengharapan. Karena pengharapan adalah selalu menjadi tujuan kemana arah kita berjalan dan apa yang akan kita tuju untuk mendapatkan apa yang kita harapkan.
Harapan merupakan suatu tujuan manusia. Hidup tanpa suatu harapan maka hidup ini akan seperti hilang arah tanpa tujuan. Dengan harapan, manusia akan mempunyai gairah hidup dan semangat dalam menjalani kehidupannya. Harapan bukanlah suatu hal mudah untuk dicapai tapi seringkali sangat sulit untuk didapatkan karena harapan adalah sesuatu yang besar, maka itu untuk mendapatkannya akan selalu ada halangan dan cobaan yang kita hadapi.
Tidak sedikit manusia yang gagal dalam mencapai harapannya dan beberapa diantaranya ada yang biasa-biasa saja dan membuat harapan baru tapi ada juga dan tidak sedikit yang frustasi ( stres ) dikarenakan harapannya yang gagal diraih. Banyak contoh manusia-manusia yang gagal harapannya dan menjadi frustasi dan melakukan hal-hal yang diluar batas, ada yang mengurung diri dikamar dan menangis seharian, ada yang menjadi gila dan tidak sedikit diantara mereka yang nekat mengakhiri hidup mereka.
Maka dari itu janganlah kita mudah berputus asa dalam mencapai suatu harapan baiklah kita berjuang lebih gigih dan lebih kuat lagi untuk mencapai harapan kita, bila dirasa lelah dan gagal ada baiknya kita berhenti sejenak untuk mengejar harapan kita berpikir dan merenung dan buatlah harapan baru yang lebih mudah kita capai sebelum kita mencapai harapan kita yang sebenarnya tapi bukan berarti kita lupakan harapan kita, dengan tercapainya suatu harapan biasanya manusia mempunyai kebanggaan tersendiri yang biasanya membuat adanya harapan baru yang lebih tinggi lagi dikarenakan manusia mempunyai sifat tidak mudah puas dengan apa yang dia dapatkan. Maka itu tercapainya suatu harapan bukan berarti akhir dari harapan tapi adalah awal dari harapan yang baru.
Manusia tanpa harapan adalah manusia yang tidak tahu untuk apa dia hidup. Maka itu buatlah harapan mu sebesar mungkin dan berusahalah untuk mendapatkan harapan mu itu maka kamu akan selalu mempunyai semangat dalam menjalani hari-hari mu.

By christin